Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sisa dua bulan, Menkeu Bambang akui target pajak 2015 tak tercapai

Sisa dua bulan, Menkeu Bambang akui target pajak 2015 tak tercapai bambang brodjonegoro. ©tpidsulut.org

Merdeka.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyerah dalam mengejar target pajak dalam APBN Perubahan yang dipatok Rp 1.294 triliun. Apalagi, data Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak hingga Oktober 2015 mencapai Rp 766 triliun.

"Memang kita sudah sampaikan tidak mungkin penerimaan pajak tercapai," kata Bambang di Hotel Haris, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/11).

Bahkan, kata Bambang, pemerintah punya target shortfall baru. Semula hanya Rp 120 triliun menjadi Rp 160 triliun. "Berarti masih cukup banyak yang harus dikumpulkan menjelang akhir tahun," ujar Bambang.

Untuk itu, dia mengaku punya tiga cara untuk mengejar sisa target pajak dalam waktu dua bulan.

"Pertama terkait dengan penerimaan pajak rutin. Kedua, upaya-upaya khusus dan ketiga, ekstra effort," ungkap Bambang.

Untuk ekstra effort, mantan wakil menteri keuangan ini memperkirakan bisa menambah penerimaan pajak sebesar Rp 50 triliun, yakni dari reinventing policy minimum Rp 30 triliun, revaluasi aset minimum Rp 10 triliun, penagihan pemeriksaan Rp 5 triliun dan ekstensifikasi Rp 5 triliun.

"Sekali lagi ini minimum dan belum ada tax amnesty," tutur Bambang.

Sebagai informasi, penerimaan pajak hingga akhir Oktober 2015 mencapai kisaran angka Rp 766 triliun.

Angka tersebut diperoleh dari penerimaan pajak non migas sebesar Rp 723 triliun dan dari PPh Migas sekitar Rp 43 triliun. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP