Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Simak tips aman saat memilih manajer investasi reksadana

Simak tips aman saat memilih manajer investasi reksadana Ilustrasi investasi. ©2012 Shutterstock/Gorilla

Merdeka.com - Setiap investor tentu ingin kepastian keamanan saat berinvestasi. Hal ini penting agar semakin kecil dampak negatif yang diperoleh.

Ketua Tim Pengelola Investasi Avrist Asset Management, Tubagus Farash, memberikan tips kepada masyarakat yang hendak berinvestasi dalam bentuk reksadana. Menurut dia, hal yang mesti dipertimbangkan oleh calon nasabah reksadana dalam memilih manajer investasi adalah total dana kelolaannya.

"Ada yang Rp 1 triliun, Rp 2 triliun. Dari total dana kelolaan tersebut kita bisa mengenal lebih baik manajer investasi tersebut," ungkapnya dalam 'Bincang Santai Investasi Syariah', di Jakarta, Sabtu (10/3).

Dengan mengetahui informasi dana kelolaan manajer investasi tersebut, kata dia, calon nasabah tentu akan mendapat gambaran kepercayaan investor lain. "Dan bisa dapat seberapa kuat atau seberapa bagus profil manajer investasi tersebut," kata dia.

Dia menambahkan investasi di reksadana juga aman karena dana nasabah tersimpan di bank kustodian. Dana nasabah akan disimpan terpisah dengan aset manajer investasi.

"Uang nasabah benar-benar terpisah dengan aset perusahaan manajer investasi tersebut. Karena uang yang masuk reksadana tidak ada yang masuk ke aset manager investasi disimpan sendiri, independen," jelas Farash.

Dengan begitu jika suatu ketika hal buruk menimpa perusahaan manajer investasi, aset milik nasabah tidak terkena dampaknya. "Seandainya, terjadi hal yang tidak diinginkan dengan perusahaan manajer investasi, seharusnya aset-aset nasabah (Reksadana) tidak terkena impact. Karena terpisah," tandasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP