Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sigit: Sejak September, saya sudah mau mundur dari Dirjen Pajak

Sigit: Sejak September, saya sudah mau mundur dari Dirjen Pajak Sigit Pramudito. ©2015 merdeka.com/novita

Merdeka.com - Mantan Direktur Jendral Pajak Kementerian Keuangan Sigit Priadi Pramudito telah mengundurkan diri. Sigit mengaku malu kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) karena tak mampu mengejar target penerimaan pajak yang dipatok APBN Perubahan 2015 sebesar Rp 1.294 triliun.

"Sudah lama saya memikirkan (pengunduran diri), bulan September saya minta maaf kepada DPR, saya mau mundur, karena sudah nambah kan shorfall (kekurangan pajak) dari Rp 120 triliun jatuh ke Rp 160 triliun, saya sudah malu itu," ujarnya di kantornya, Jakarta, Rabu (2/12).

Menurut dia, seiring berjalannya waktu, dirinya masih tidak mampu mengejar setoran penerimaan pajak hingga akhirnya mengundurkan diri. Bahkan, Sigit memperkirakan target pajak hanya mencapai 80 persen.

"Shortfall naik lagi jadi Rp 185 triliun sekarang naik lagi menjadi Rp 225 triliun. Target tidak mungkin tercapai, itu hitungan saya. Kurang 80 persen saya harus mengundurkan diri, malu," kata dia.

‎Untuk itu, Dia memilih mengundurkan diri sebelum akhir tahun. Kendati demikian, Sigit mengaku siap untuk terjun ke lapangan dalam menggenjot penerimaan negara.

"Mendingan saya sekarang mengundurkan diri tapi membantu dengan cara langsung ke lapangan karena waktu ke DJP tidak sempat," jelas dia.

Sigit berharap Ken Dwijugiasteadi yang ditunjuk menjadi Plt Dirjen Pajak dapat meningkatkan penerimaan pajak hingga diatas 80 persen. Hal ini, kata dia, semata0semata untuk menyelamatkan tunjangan pegawai pajak.

"‎Sebetulnya saya harapkan 85 persen (penerimaan pajak) ternyata tidak mungkin. Saya sekarang minta jangan sampai di bawah 80 persen. Teman-teman kasihan di potong 20 persen (gajinya)," pungkas dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP