Sidak 3 pasar, Amran senang harga daging sapi sudah Rp 85.000 per kg
Merdeka.com - Pagi ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan pemantauan langsung harga-harga pangan dan daging sapi di tiga pasar di Jakarta.
Pasar pertama yang di kunjungi adalah Pasar Cipulir, Jakarta Selatan. Kemudian, Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur dan terakhir di Pasar Santa, Jakarta Selatan.
Dalam pantauannya tersebut, Mentan Amran cukup senang. Sebab, harga daging sapi segar di tiga pasar tersebut sudah turun hingga Rp 85.000 per kilogram (kg).
"Kita lihat daging segar bisa Rp 85.000 per kg kemudian daging sapi beku bisa Rp 80.000 per kg, dan ternyata masyarakat berminat beli daging murah," ujar Amran di Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (30/6).
Menurut dia, turunnya harga daging sapi segar di pasaran yang awalnya Rp 130.000 per kg berkat operasi pasar dengan menggelontorkan daging sapi beku impor.
Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menurunkan harga daging sapi hingga Rp 80.000 per kg.
"Daging kita liat, pak presiden sampaikan maksimal Rp 80.000, sekarang kita sudah liat, masih ada yang Rp 85.000, ini sudah drastis, sudah luar biasa. Kita berjuang sebulan ini sudah luar biasa, menurut kami luar biasa karena ini masalah puluhan tahun tidak bisa diselesaikan satu bulan. Dua bulan. Butuh waktu. Masyarakat sabar," jelasnya.
Amran mengaku tak segan-segan menindak tegas para pedagang yang masih menjual daging sapi segar seharga Rp 120.000 per kg
"Nanti akan kami lacak kami cek yang bermain-main dan rekomendasi ada di kementerian dan insya Allah akan kami tindak administrasi, itu sudah pasti," ungkapnya.
Selain harga daging sapi, Amran juga mengecek harga daging ayam.
"Berapa harganya ayam ini?" tanyanya pada pedagang pasar.
"Rp 30.000 per ekor. Beratnya per ekor kira-kira 1,2 kg pak," jawab pedagang.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya