Sharp Bakal Bangun Pabrik AC Senilai Rp200 Miliar di Indonesia
Merdeka.com - PT Sharp Electronics berencana membangun pabrik AC di Indonesia. Kehadiran pabrik yang bakal dibangun dalam kawasan pabrik milik Sharp di Karawang tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun pasar ekspor.
National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia Andry Adi Utomo mengatakan pihaknya memperkirakan nilai investasi untuk pembangunan pabrik baru tersebut sekitar Rp200 miliar.
"Mungkin lebih dari Rp200 miliar. Bangun di Karawang. Lahannya sudah siap. Kayak mesin cuci kemarin lahan siap, tinggal bikin gedungnya saja, taruh mesin," kata dia, saat ditemui, di Kawasan Ancol, Jakarta, Rabu (7/8).
Menurut dia, investasi untuk pembangunan pabrik AC membutuhkan biaya yang tidak terlalu besar. Sebab proses produksi hanya berupa perakitan sehingga tidak rumit.
"Investasi di pabrik AC nggak mahal. Yang mahal lemari es. Karena AC itu lebih ke asembling, merakit saja. Kalau mesin cuci cuma kemarin cuma Rp40-50 miliar. Asembling juga. Hanya lebih simple, AC lebih susah (dibandingkan mesin cuci). Sekarang komplit, beli CBU," ungkapnya.
Pihaknya menargetkan pembangunan pabrik akan dilakukan sekitar tahun 2020 atau 2021. Meskipun demikian, saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah, khususnya terkait TKDN di produk AC.
"Ini kalau nanti pemerintah menerapkan TKDN, kita nggak bisa jualan kan. Kalau pemerintah mengatakan tahun 2020 harus TKDN terpaksa kita lebih cepat pabriknya," ujar dia.
"(TKDN) 30 Persen biasanya. Ini Sharp lagi tunggu pemerintahan. Sekarang kan sudah lemari es, mesin cuci, TV, ini juga, kalau ke AC kita udah siapkan. Biasanya pemerintah kasih waktu satu tahun," tandas dia.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya