September 2015, pekerja pabrik rokok di Kudus daftar BPJS Kesehatan
Merdeka.com - Seluruh pekerja industri rokok di Kudus, Jawa Tengah, ditargetkan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, September mendatang.
"Hasil koordinasi dengan beberapa perusahaan rokok di Kudus, memang ada yang sudah mendaftarkan meskipun bertahap dan ada yang menjanjikan pada September 2015," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Kudus Herman Dinata, seperti dikutip Antara, Rabu (15/7)
PT Djarum menjadi salah satu perusahaan rokok yang akan melakukan itu. Pabrik rokok milik orang terkaya kesatu di Indonesia versi Forbes itu memiliki 57 ribu pekerja.
Selain Djarum, ada juga PT Nojorono akan mendaftarkan buruhnya pada April 2015. Dan, PR Sukun yang akan meregistrasi buruhnya secara bertahap.
Jika diakumulasi, kedua perusahaan tersebut memiliki sekitar 1.600 pekerja.
"Jika anggota keluarganya ikut dijumlahkan dengan rata-rata tiga orang per keluarga, maka bisa ribuan orang yang didaftarkan," ujarnya.
Pekerja industri rokok tersebut, katanya, akan didaftarkan untuk perawatan di kelas II. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya