Sepanjang 2015, dana asing kabur dari China tembus Rp 7.000 triliun
Merdeka.com - Arus dana asing keluar atau capital outflow tidak hanya terjadi di Indonesia yang membuat nilai tukar Rupiah melemah. China juga mengalami capital outflow cukup parah, di mana arus dana asing mengalir deras keluar dari China.
Laporan Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) menyebut, dana asing yang keluar dari China mencapai USD 520-530 miliar atau setara dengan Rp 7.306 triliun. Dana asing ini kabur dari China sepanjang 2015.
Banyaknya dana asing keluar disebabkan karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi China. Selain itu, gejolak pasar saham dan devaluasi Yuan juga menambah ketakutan investor. Upaya pemerintah China meyakinkan investor ternyata belum sukses.
Menurut data yang sama, arus modal yang keluar dari China sepanjang Agustus 2015 saja mencapai USD 200 miliar. Sedangkan dalam enam bulan pertama tahun lalu, dana asing yang keluar dari China hanya USD 26 miliar saja.
Pemerintah China sebenarnya tak tinggal diam melihat kondisi ini. Mereka mengeluarkan kebijakan dengan membatasi penarikan dana individu ke luar negeri hanya USD 50.000 per tahun. Selain itu, Presiden Xi Jinping sudah membatasi penarikan uang lewat ATM di luar negeri.
Derasnya dana asing keluar dari China mengancam nilai tukar Yuan terhadap USD. Kondisi ini memaksa bank sentral China untuk melakukan intervensi pasar dan menguras cadangan devisa mereka.
Pada Juli, Agustus, September, bank sentral China sudah melakukan intervensi besar-besaran dan menghabiskan cadangan devisa USD 230 miliar. Langkah ini diambil untuk mencegah Yuan jatuh lebih dalam.
Secara historis, China memang mengontrol kuat nilai tukar Yuan. Anjloknya Yuan dituding sebagai salah satu cara China untuk meningkatkan ekspor dan manufaktur.
"Kementerian akan terus memantau pelaksanaan kebijakan kebijakan baru China terhadap nilai tukar dan melihat reaksi di di lapangan," kata laporan Kementerian Keuangan Amerika Serikat seperti dikutip CNN, Rabu (21/10). (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya