Selama ini ada celah bagi maskapai jor-joran beri tiket murah
Merdeka.com - Setelah disindir Wapres Jusuf Kalla, giliran Kementerian Perhubungan ikut menyentil maskapai penerbangan yang jor-joran menawarkan tiket penerbangan murah.
Staf Khusus Menteri Perhubungan, Hadi M Djuraid menjelaskan, selama ini batas bawah yang diberlakukan dalam bisnis penerbangan nasional adalah 30 persen dari tarif batas atas.
Semisal, jika tarif Jakarta - Surabaya Rp 1 juta, maka batas bawahnya adalah Rp 700.000. Namun, masih ada celah bagi maskapai untuk memberlakukan harga lebih rendah tarif bawah.
"Ada klausul yang menyebut maskapai boleh mengajukan tarif di bawah itu sehingga jor-joran di bawah 30 persen sangat banyak," ujar Hadi di kantornya, Jakarta, Kamis (8/1).
Pihaknya tidak mempersoalkan jika maskapai penerbangan mengurangi standar pelayanan, semisal tidak mendapat snack atau minuman, sebagai konsekuensi dari tiket murah.
"Tapi kalau terkait dengan keamanan ini kita tidak mau. Apakah maskapai murah, full service, standar keamanan dan keselamatan harus tetap sesuai ketentuan," tegasnya.
Dengan pertimbangan itu, Kemenhub bakal mengatur ulang standar tarif bawah atau dengan kata lain tidak ada lagi istilah tiket murah. Alasannya agar maskapai tidak terlalu melakukan penghematan dan bisa mengalokasikan dana operasional buat meningkatkan standar keselamatan dan keamanan bagi penumpang.
"Kita ingin ke depan maskapai-maskapai tersebut punya ruang finansial yang cukup untuk menjaga dan meningkatkan standar safety, karena itu makanya kita khususkan untuk menaikkan batas bawah yang semula 30 persen menjadi 40 persen," jelasnya.
"Supaya ada ruang finansial yang cukup, keleluasaan untuk menjaga dan meningkatkan standar safetynya."
Dia yakin, dengan menaikkan batas tarif bawah, mau tidak mau maskapai penerbangan menambah standar pelayanan dan keamanan. "Karena itu kita tingkatkan dan tidak ada lagi izin untuk tarif di bawah itu," ungkapnya.
Sebelumnya, Wapres Jusuf Kalla mengatakan, selain menertibkan tiket-tiket penerbangan murah, pemerintah juga berencana menertibkan izin terbang rute maskapai penerbangan komersil. Dia menyindir kebiasaan maskapai menghalalkan segala cara demi persaingan bisnis.
"Maksudnya adalah jangan jor-joran pakai tiket murah sehingga mengabaikan keselamatan. Jangan jor-joran bikin trayek yang tanpa izin, jangan karena harus tiketnya murah maka harus terbang ke mana saja," ucap JK. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya