Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sekarang saat yang tepat Indonesia jadi kiblat halal dunia

Sekarang saat yang tepat Indonesia jadi kiblat halal dunia label halal. REUTERS

Merdeka.com - Indonesia sebagai negara dengan penduduk masyarakat muslim yang cukup besar, berpotensi menjadi kiblat halal dunia. Apalagi, saat ini di dunia ini belum ada satu negara yang menjadi kiblat halal.

Ketua program kiblat halal dunia ICMI, Tati Maryati mengatakan, untuk menjadi kiblat halal dunia, Indonesia harus mempunyai metode SNI halal. Lembaga atau badan yang mengeluarkan sertifikasi halal harus terakreditasi secara nasional dan diakui secara internasional.

"Metoda SNI halal dunia itu sekarang belum ada. Sekarang ini waktu yang tepat kita menjadi standar halal internasional. Kita bisa melakukan akreditasi ke satu lembaga dan kita punya banyak laboratorium yang tinggal diakreditasi," ucap Tati di Jakarta, Kamis (6/3).

Saat ini, lembaga yang mengeluarkan sertifikasi halal hanyalah MUI. Namun MUI belum terakreditasi secara sah oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Padahal akreditasi ini sangat penting agar label halal MUI diakui di dunia internasional.

"KAN itu kan ada asosiasi, mereka terpercaya di dunia. Berwenang mengeluarkan SNI halal itu BSN yang melakukan akreditasi ke suatu lembaga. Mereka ada panitia teknis dan kami akan ikut membantu," tegasnya.

Jika MUI masih tetap ingin menjadi lembaga yang mengeluarkan label halal, MUI perlu terlebih dahulu diakreditasi oleh KAN.

"Negara lain seperti Malaysia, lembaga sertifikasi halal mereka itu pemerintah, Indonesia saja yang NGO (swasta). MUI ini memang sudah lama, jadi sekarang harus di akreditasi dulu," tutupnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP