Sederet penyebab sopir taksi online masih menolak aturan anyar
Merdeka.com - Aliansi Nasional Driver Online (Aliando), kemarin, menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian Perhubungan. Mereka menuntut agar PM 108 Tahun 2017 yang diterbitkan pada 1 November lalu dicabut, sebab dinilai merugikan sopir taksi online.
Koordinator Aliando, Aries Renaldi, mengatakan sekitar 5.000 sopir taksi online dari berbagai daerah telah berada di Jakarta untuk menyuarakan tuntutan tersebut.
"Sudah di atas 5.000 dari Yogyakarta ngirim, Surbaya ngirim, Bandung ngirim. Paling banyak dari Jawa Barat. Dari Tegal bahkan sampai naik bus," kata Aries di depan Kantor Kemenhub, Jakarta.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengomentari aksi unjuk rasa yang dilakukan para driver (sopir) taksi online. "Saya prihatin masih ada yang tidak puas. Tapi saya membuka diri untuk diskusi," kata Menteri Budi.
Aries mengungkapkan, para sopir taksi online merasa keberatan dengan semua aturan yang tertuang dalam PM 108 2017 tersebut. "Permintaan kami satu saja, cabut PM 108," ujarnya.
Aries mengaku tidak paham alasan pemerintah menerbitkan aturan tersebut. Sebab, taksi online bukan tergolong angkutan publik.
"Kita bukan angkutan publik kita adalah sewa online. Kita intinya itu. Jadi sebenarnya kita kenapa digiring ke dalam opini sebagai transportasi publik? Itu yang kami bingung."
Selain itu, pemasangan stiker di badan mobil juga dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan mereka. Sebab, masih ada kejadian di mana sopir dianiaya atau dirusak kendaraannya oleh oknum-oknum yang tidak menyukai keberadaan taksi online.
"Ini tak perlu sticker memang bukan angkutan umum. Tidak ada stiker saja kita tidak aman apalagi dengan adanya stiker," kata Aries.
Dia menambahkan KIR juga dinilai tidak perlu dilakukan. Sebab, dia mengklaim kendaraan taksi online rata-rata merupakan kendaraan baru dengan usia pemakaian di bawah 5 tahun.
Kondisi kendaraan dipastikan selalu berada dalam kondisi laik jalan. Sebab, perawatan-perawatan rutin masih dalam tanggungan pabrik.
"Tidak harus di KIR karena kita mobil di bawah 5 tahun semua jadi masih dalam kondisi layak pakai tidak seperti angkot-angkot di jalan raya. Dijamin sehat karena kita perawatan berkala tetap berjalan." (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya