Sebelum jadi menteri, Rini Soemarno lihat BUMN saling berkelahi
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menginginkan agar perusahaan pelat merah menjadi kunci utama dalam peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Dan, menurutnya, itu hanya bisa dilakukan jika seluruh perusahaan pelat merah bersinergi.
"Saya ingin menekankan betul kalau kita satu keluarga. Kalau bisa sinergi, saling share, dan efisiensi, itu akan menurunkan cost. Sehingga kita akan menjadi sangat kuat dan profitable," katanya saat menutup executive leadership program, Jakarta, Kamis (13/4).
Dalam forum tersebut dihadiri seluruh petinggi perusahaan pelat merah itu, Rini memastikan tak ingin melihat BUMN saling jegal. Seperti yang dia saksikan sekitar 3-4 tahun lalu.
Kala itu, menurut Rini, dirinya menyaksikan antar perusahaan pelat merah menjalankan kompetisi tak sehat.
"Sebelum saya masuk BUMN, saya melihat empat bank negara kerjaannya berantem terus. Jika Bank Mandiri menawarkan telkom pinjaman dengan bunga 10 persen, saya yakin BRI juga akan menawarkan dengan bunga 9,5 persen," katanya.
"Kenapa antar-BUMN mesti berantem. Kenapa nggak share saja."
Rini mengingatkan bahwa perusahaan pelat merah memiliki banyak pesaing, baik lokal maupun internasional.
"Mereka akan senang kalau antara kita saling jegal.'
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya