Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sawit Didiskriminasi, Ancaman Boikot Produk Eropa dan Perang Dagang Menanti

Sawit Didiskriminasi, Ancaman Boikot Produk Eropa dan Perang Dagang Menanti

Merdeka.com - Kampanye hitam minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) oleh Uni Eropa bukan hal yang baru lagi. Pemerintah pun tak tinggal diam menghadapi kasus ini. Berbagai cara akan dilakukan untuk melawan diskriminasi, salah satunya melalui ancaman boikot produk Uni Eropa.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah memberi sinyal akan melarang produk-produk asal Uni Eropa. Rencana ini merupakan imbas dari kampanye negatif terhadap kelapa sawit asal Indonesia oleh Uni Eropa.

"Kita harus punya pilihan hidup ini. Jadi kita juga harus tegas. Kita tidak mau didikte. Jadi orang suka bilang, seolah-olah presiden mau diatur. Sama sekali tidak pernah bisa diatur. National interest kita itu di atas segala-galanya," kata Luhut beberapa waktu lalu.

Rencana ini pun mendapat dukungan dari banyak pihak. Bahkan, pemerintah curiga bahwa ada alasan terselubung di balik diskriminasi kelapa sawit ini. Sayangnya, jika boikot ini benar dilakukan, maka dikhawatirkan akan timbul perang dagang antara Indonesia dan Uni Eropa.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP