Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saran Rizal Ramli kurangi tingginya utang luar negeri RI

Saran Rizal Ramli kurangi tingginya utang luar negeri RI Menko Rizal Ramli. ©2016 Merdeka.com/efrimal bahri

Merdeka.com - Ekonom Rizal Ramli menyarankan pemerintah untuk mencari alternatif baru guna mengurangi porsi utang luar negeri Indonesia. Caranya, dengan Debt for Nature Swap yaitu pengalihan utang untuk membiayai konservasi hutan dan kekayaan hayati.

"Hutan kita itu adalah paru-paru dunia. Dijaga untuk kepentingan warga seluruh dunia. Kita harus berani negosiasi untuk itu. Cara lainnya adalah dengan Loan Swap dan mekanisme Grants. Intinya, jangan hanya ikut maunya kreditor, tapi harus berani negosiasi," ujarnya kepada merdeka.com di Jakarta, Jumat (11/8).

Saat ini, pemerintah memprioritaskan pembayaran utang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebab, pembayaran utang ini menjadi kemauan pada kreditor.

"Masalah kita kita adalah prioritas utama anggaran adalah masih untuk pembayaran utang. Itu adalah prioritas kreditor. Baru, kemudian pendidikan dan infrastruktur,"

Mantan Menko Maritim ini juga menambahkan tak sepadan membandingkan utang Indonesia dengan Amerika dan Jepang. Amerika, lanjutnya, hanya tinggal cetak mata uang dan jual ke luar negeri. Sementara Jepang, utangnya masih berbunga murah dan tidak bisa didikte kepentingan pemegang surat utang.

Menurutnya, indikator utang yang paling penting sebetulnya bukan persentase utang terhadap GDP, tetapi kemampuan bayar utang terhadap penerimaan dan ekspor. Sementara, posisi utang Indonesia terus naik, namun kemampuan bayar melemah.

"Tentu saja bukan sinyal ekonomi yang baik," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP