Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saran INDEF agar pemerintah Jokowi capai target pertumbuhan 5,4 persen di 2018

Saran INDEF agar pemerintah Jokowi capai target pertumbuhan 5,4 persen di 2018 gedung bertingkat kawasan scbd. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah mematok asumsi pertumbuhan ekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 sebesar 5,4 persen. Namun untuk mencapai pertumbuhan tersebut dibutuhkan kerja keras dari pemerintah.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menyatakan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5,4 persen di 2018, pemerintah harus lebih intensif memberikan stimulus kepada masyarakat. Stimulus ini guna mendongkrak daya beli masyarakat di tahun depan.

"Dana desa bisa jadi stimulus, tapi perlu ada perbaikan. Juga dana transfer ke daerah yang Rp 700 triliun, dana desa Rp 60 triliun, itu dioptimalkan, bagaimana dana-dana itu tingkatkan kapasitas ekonomi di desa dan daerah. Itu dampaknya besar," ujar Enny di Kantor Indef, Jakarta, Jumat (18/8).

Pemerintah juga harus mengefektifkan belanja sosial ke sektor yang lebih produktif. Dengan demikian bisa berdampak langsung ke masyarakat sehingga meningkatkan konsumsi. "Yang paling utama dana pendidikan jangan hanya ke formal tapi ada anggaran untuk vokasi termasuk tenaga kerja yang kualitasnya rendah, training, 20 persen lebih dari cukup. Itu akan mempercepat penyediaan tenaga kerja terampil. Ini investasi di padat karya," jelasnya.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi INDEF Berly Martawardaya mengingatkan usaha pemerintah tahun depan akan semakin berat dalam mencapai target pertumbuhan.

Berkaca pada tahun ini, di mana untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen saja masih cukup sulit. Sebab, di semester II ini pemerintah setidaknya harus mencapai target pertumbuhan 5,4 persen.

"Untuk capai target 5,2 persen, tahun ini pun perlu ekstra kerja keras. Di semester II musti 5,4 persen untuk mencapai 5,2 persen.‎ Apalagi untuk mencapai ke 5,4 persen tahun depan, tantangannya berat," pungkas Berly.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP