Sapi Selandia Baru ditukar buah-buahan Indonesia
Merdeka.com - Indonesia sudah banyak mengimpor sapi dan produk turunannya dari Selandia Baru. Sebagai gantinya, pemerintah akan mengekspor buah-buahan asli Indonesia ke negara yang terletak di Tenggara Australia itu.
"Sudah memenuhi syarat keamanan pangan New Zealand. Tentu saja dia menikmati penjualan sapi ke kita. Tentu sudah seharusnya dia mengimpor produk pangan kita supaya balance," ujar Menteri Pertanian, Suswono, usai peluncuran Single Sign On (SSO) Karantina dan Layanan Elektronik (e-Service) Perijinan Terintegrasi dalam Indonesia National Single Window (INSW), Jakarta, Senin (18/11).
Sebagai pembuka, pemerintah akan mengekspor manggis, selanjutnya akan menyusul Salak dan Mangga. Kemudahan ekspor sapi siap potong yang diberikan pemerintah, membuat selandia Baru kian meningkatkan kapasitas produksi sapinya.
Diluar itu, Suswono mengatakan pemerintah berniat untuk membuka peternakan sapi potong di Selandia Baru. Mengingat, disana masih terdapat tanah lapang serta padang rumput yang luas.
Sehingga wajar jika berat sapi siap potong di Selandia Baru rata-rata bisa mencapai 500 kilogram.
"Kami ingin menambah populasi sapi betina produktif yang diekspor ke Indonesia. Kalau itu jalan dia juga diuntungkan. Kebutuhan pangan kita terhadap daging akan terus meningkat tentu volume dagingnya semakin banyak," jelasnya.
Dia juga menyebut akan mendorong produsen susu dari Selandia Baru yang akan berinvestasi di Indonesia untuk juga membangun peternakan sapi di Tanah Air. "Jadi tidak hanya pabrik susunya tetapi justru di on farmnya," katanya. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya