Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sandiaga Uno Percepat Pembangunan Lima Destinasi Wisata Super Prioritas

Sandiaga Uno Percepat Pembangunan Lima Destinasi Wisata Super Prioritas Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan lima Destinasi Super Prioritas (DSP) akan menjadi target utama program Kemenparekraf pada 2021. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerjanya ke Bali.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga berjanji dapat bekerja cepat dan melakukan konsolidasi secara internal maupun eksternal dalam berjuang mengatasi dampak dari pandemi Covid-19 pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kita harus bergerak cepat, teamwork harus betul-betul diperkuat untuk dapat mengatasi pandemi sekaligus upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga dikutip dari laman resminya Kemenparekraf, Senin (28/12).

Dia mengaku secara khusus diminta oleh Menko Luhut agar pembangunan lima Destinasi Super Prioritas dapat segera disiapkan dan dilengkapi. Untuk itu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait guna memastikan penyiapan berbagai infrastruktur.

Seperti dengan Kementerian PUPR terkait infrastruktur, Kementerian Perhubungan terkait kesiapan bandara maupun interkoneksi ke destinasi tujuan wisata, juga dengan Kementerian ESDM untuk dukungan jaringan listrik, dan lainnya.

"Saya diminta langsung untuk melakukan koordinasi, karena penyiapan infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang lainnya harus dipastikan tereksekusi dengan baik," ujarnya.

Tidak hanya dari aspek infrastruktur, juga secara keseluruhan seperti destinasi serta yang tidak kalah penting kesiapan produk ekonomi kreatif seperti kuliner, fesyen, dan lainnya. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo sebagai upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus penciptaan lapangan kerja.

Termasuk memastikan berjalannya pariwisata berkelanjutan hingga bagaimana mengelola sampah menjadi sumber energi. Serta yang tidak kalah penting adalah kesiapan sumber daya manusia dimana nantinya Kemenparekraf akan berkolaborasi dengan Kemendikbud.

"Sesuai diskusi saya dengan Presiden Joko Widodo sebelumnya, kita harus persiapkan lima Destinasi Super Prioritas, harus kita lengkapi fasilitas. Di tengah keterbatasan akibat Covid-19 ini kita harus banyak berkolaborasi," kata Sandiaga.

Minta Seluruh Pemangku Kepentingan Solid Bangkitkan Parekraf

Sandiaga Uno juga meminta seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap solid dalam membangun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Terutama dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dari dampak pandemi Covid-19.

"Boleh dibilang ini saat yang sulit bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, tapi kita harus tetap semangat dan kita harus pastikan memiliki komitmen yang kuat dalam membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga.

Pemerintah ingin agar tidak ada lagi isu-isu yang dapat berpotensi memecah belah yang justru akan menjadi kontra produktif di tengah upaya cepat pemerintah dalam membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti diketahui, pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki potensi yang besar dalam menciptakan lapangan kerja.

"Kita ingin tidak ada perdebatan yang salah kaprah seperti mengenai pariwisata religi, halal, atau syariah. Sangat tidak perlu," kata Sandiaga.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, kehadirannya ke Bali dalam kunjungan kerja pertamanya tidak lain untuk mendengar masukan dari seluruh pemangku kepentingan parekraf.

"Mari semua pihak bergandengan tangan memastikan bahwa pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa menjadi lokomotif kita dalam membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP