Saham Wijaya Karya Beton lebih banyak dilirik investor domestik
Merdeka.com - Dari catatan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), mayoritas saham perusahaan diserap oleh investor domestik. Dari 2.045.466.600 lembar saham baru atau setara 23,47 persen dari komposisi pemegang saham perusahaan, 64 persen diserap investor domestik. Penyerapan saham ini terutama dilakukan investor institusi.
"Sebanyak 64 persen investor domestik, tapi paling besar investor institusi dan porsi ritelnya sekitar 0,13 persen. Sedangkan, sisanya 34 persen diserap investor asing," ujar Direktur Keuangan WIKA Beton, Entus Asnawi di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/4).
Berdasarkan data pemesanan dan penjatahan, saham IPO WTON mengalami kelebihan permintaan atau over subscribe sebanyak 17,13 kali.
"Adanya kelebihan pesanan ini merupakan salah satu bentuk kepercayaan investor domestik dan asing maupun ritek terhadap kondisi perusahaan," ungkapnya.
Sebelumnya, PT Wijaya Karya Beton Tbk resmi tercatat menjadi salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan ticker WTON.
Sebagai emiten ketujuh, perdagangan saham Wika Beton dibuka di level Rp 730 atau naik 50 persen dari harga saham perdana yang ditawarkan pada saat Initial Public Offering (IPO) di kisaran Rp 590 per lembar saham.
Saham dengan nilai terendah sempat menyentuh di angka Rp 695 per lembar saham dan tertinggi sebesar Rp 885 per lembar saham. Total frekuensi saham sebanyak 379 kali dengan volume sebesar 89,937 lot dengan nilai total transaksi sebesar Rp 64,09 miliar.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya