Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saham perbankan dan infrastruktur melemah, IHSG ditutup negatif

Saham perbankan dan infrastruktur melemah, IHSG ditutup negatif Ilustrasi IHSG. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah 46,28 poin atau negatif 1,00 persen pada level 4.577,27 poin. Sementara, indeks LQ45 turun 1,73 persen pada 768,21 poin.

Di lantai bursa Asia, Nikkei tercatat ditutup menguat 1,44 persen pada level 15.051,60 poin. Hang Seng turun 0,32 persen pada level 22.317,20 poin. Straits Times terkoreksi 0,05 persen pada level 3.104,38 poin.

Bursa-bursa di Eropa bergerak negatif. FTSE terkoreksi 0,51 persen, DAX turun 0,44 persen dan CAC turun 0,50 persen. Rupiah ditutup menguat 108 poin pada Rp. 11.620 per USD.

Equity Analyst Asia Financial Network Agus Susanto Benzaenuri memaparkan, meski sempat menguat pada sesi pre-opening, namun IHSG berakhir negatif pada perdagangan hari ini setelah ditekan oleh turunnya saham sektor perbankan dan infrastruktur akibat profit taking oleh sebagian investor.

"Sebagaimana diketahui sektor perbankan ini telah naik hingga 15 persen sejak awal tahun. Sementara itu, sepuluh indeks sektoral hari ini di bursa Indonesia semuanya ditutup dalam teritori negatif," kata Agus, Selasa (25/2).

Dalam transaksi tercatat sebesar 4,31 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp 5,27 triliun dengan setiap dua saham terkoreksi masih terdapat satu saham yang menguat. Sementara itu, investor asing hanya membukukan pembelian bersih sebesar Rp 58 miliar.

Saham-saham yang membuat IHSG tertekan berdasarkan rata-rata tertimbang diantaranya saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yang melemah 3,58 persen pada harga Rp 2.290, Bank Mandiri (BMRI) yang turun 3,72 persen pada level Rp 9.050, saham Bank BRI (BBRI) yang terkoreksi 2,33 persen ditutup pada level Rp 9.425, Astra Internasional (ASII) terkoreksi 1,11 persen ditutup pada harga Rp 6.700, dan saham Bank BNI (BBNI) terkoreksi 2,36 persen ditutup pada level Rp 4.545.

Sementara itu, bursa Asia ditutup beragam, Nikkei menguat dengan harapan Bank Sentral Jepang tetap melanjutkan program stimulusnya dan bursa China ditutup negatif setelah data harga rumah di negara tersebut yang naik signifikan dikawatirkan menekan penjualan sektor properti di negara tersebut. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP