Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rute Khusus Kargo Garuda Indonesia dari Denpasar ke Hong Kong Angkut 30 Ton Komoditas

Rute Khusus Kargo Garuda Indonesia dari Denpasar ke Hong Kong Angkut 30 Ton Komoditas Garuda Indonesia. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Maskapai penerbangan, Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan rute khusus kargo Denpasar – Hong Kong mulai Sabtu (7/11) . Langkah strategis ini bagian dari upaya perluasan jaringan penerbangan kargo guna mendukung peningkatan daya saing komoditas ekspor unggulan nasional.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, pada penerbangan perdana tersebut, maskapai mengangkut sebanyak 30 ton kargo yang terdiri dari komoditas perikanan dan hasil bumi lainnya dari Bali. Penerbangan khusus kargo Rute Denpasar - Hong Kong dilayani sebanyak 1 kali setiap minggunya dengan armada Airbus A330-300 yang memiliki daya angkut mencapai 30-40 ton di setiap penerbangannya.

"Rute khusus kargo Denpasar - Hong Kong ini berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar pada pukul 07.00 WITA dan tiba di Hong Kong pada pukul 12.00 waktu setempat," ujar dia dalam siaran pers, Minggu (8/11).

Bos garuda mengungkapkan, penerbangan rute khusus kargo menjadi salah satu peluang bisnis yang secara berkelanjutan akan terus diperkuat selaras dengan tren kebutuhan pengangkutan kargo yang terus tumbuh.

"Dengan pengembangan jaringan penerbangan kargo ini, harapan kami kegiatan direct export di bidang perikanan, perkebunan dan peternakan lokal maupun komoditas unggulan lainnya dari kawasan Bali dan sekitarnya dapat semakin berdaya saing, sehingga dapat mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional," paparnya.

Inisiatif Besama

Sementara terealisasikannya rute penerbangan khusus kargo ini merupakan inisiatif bersama Garuda Indonesia dan Gubernur Bali Wayan Koster dalam mendukung peningkatan daya saing komoditas ekspor unggulan provinsi Bali, melalui penyediaan layanan penerbangan langsung dengan waktu pengiriman yang lebih singkat tanpa transit. "Sehingga kualitas dan kesegaran produk menjadi lebih terjaga serta dengan cost logistik yang lebih kompetitif", imbuhnya.

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengharapkan adanya tambahan layanan penerbangan kargo ini akan dapat meningkatkan gairah produksi UMKM dan memperbaiki diversifikasi produk ekspor Bali sehingga ekonomi masyarakat dapat tumbuh secara berkualitas dan tangguh. Karenanya, Koster menginginkan agar layanan ini dapat dikembangkan lebih jauh dan dapat diakses dengan mudah oleh pelaku UMKM dan ekspor Bali.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP