RUPSLB setujui right issue, Garuda Indonesia cari dana Rp 1,4 T
Merdeka.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyetujui rencana perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT I) dengan penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Perseroan menetapkan harga Rp 460 per lembar saham pada right issue tahap awal ini.
Selain itu, RUPSLB juga melakukan Persetujuan Anggaran Dasar mengenai perubahan Pasal 4 ayat (2) dan (3) sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas I Perseroan.
"RUPSLB yang diwakili oleh 84,94 persen dari keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia menyetujui rencana perseroan untuk menawarkan sebanyak 3.227.930.633 Saham Biasa Atas Nama Seri B atau sekitar 12,48 persen dari enlarged capital," kata Direktur Utama GIAA Emirsyah Satar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/3).
Dalam pelaksanaan aksi korporasi tersebut, setiap pemegang 701.409 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan tanggal 4 April 2014 pukul 16.00 WIB, berhak atas 100.000 HMETD.
Perseroan memperkirakan dapat meraih dana sebanyak-banyaknya Rp 1,48 triliun dalam pelaksanaan PUT I tersebut.
Rencananya, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan armada baru, yang direncanakan terdiri dari pesawat jeni B737 Series, B777 Series, A330 Series, dan A320 Series. "Perolehan dana akan ditujukan untuk pembiayaan Pre-Delivery Payment (PDP) pesawat yang dibeli, security deposit pesawat yang disewa, final payment pembelian pesawat baru, maupun belanja modal lain," kata Emir.
Pada tahun 2014 ini, Garuda Indonesia akan mendatangkan 27 armada baru yang terdiri dari dua Boeing 777-300 ER, empat Airbus A330, 12 Boeing 727-800 NG, tiga Bombardier CRJ1000 NextGen, dan enam ATR72-600.
"Pengembangan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan arus penumpang jasa transportasi udara melalui penambahan frekuensi penerbangan dan pembukaan rute-rute baru," tutur Emir.
Pengembangan armada melalui pesawat baru juga dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi melalui efisiensi penggunaan bahan bakar dan menurunkan beban biaya perawatan pesawat mengingat pesawat baru lebih hemat dan efisien dibanding pesawat tua. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya