Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rupiah terpuruk dihantam kemenangan Trump di pilpres AS

Rupiah terpuruk dihantam kemenangan Trump di pilpres AS dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Rupiah ditutup melemah 43 poin atau 0,32 persen ke level Rp 13.127 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat menyentuh level tertinggi Rp 13.252 per USD. Pada penutupan kemarin, Selasa (8/10), Rupiah ditutup di level Rp 13.084 per USD.

Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih, mengatakan dampak pelemahan bursa saham Indonesia usai kemenangan Trump ini diperkirakan hanya sementara. Jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, perkiraannya akan mencapai 4.800.

"Saya kira itu shock jangka pendek, cuman seberapa jangka pendeknya? Sampai pada level saya kira kalau paling terendah bisa kearah 4.800 kalau secara technical ya. Tapi itu mudah-mudahan bisa segera naik lagi," ujarnya di Jakarta, Rabu (9/11).

Ke depan, para investor AS diprediksi bakal melarikan dananya ke negara berkembang. Ini menimbulkan ketidakpastian di AS akan kembali meningkat. "Saya kira perlu kehati-hatian tinggi untuk kita."

"Mungkin saja dia (investor asing) akan keluar dari AS dan berinvestasi lagi di negara-negara yang sempat terkoreksi dan mereka akan lebih banyak menempatkan dananya di emerging market. Mereka akan switch dari developed market ke emerging market," ujarnya.

Sementara, dari sisi nilai tukar Dolar, dia mengatakan USD akan melemah pada sejumlah mata uang dunia. "Jadi Dolarnya cenderung melemah terhadap mata uang kuat dunia," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP