Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rupiah tembus Rp 14.441 per USD, ini kata Menko Luhut

Rupiah tembus Rp 14.441 per USD, ini kata Menko Luhut Luhut. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan nilai tukar Rupiah yang masih betah di level Rp 14.000 per USD dikarenakan adanya kebijakan Amerika Serikat yang menaikkan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR).

Meski demikian, Luhut mengaku tidak khawatir akan dampak pelemahan Rupiah ini, sebab dampak dari kenaikan suku bunga AS sendiri juga dirasakan oleh negara-negara lain, bukan hanya Indonesia saja. Sehingga, yang terpenting adalah bagaimana caranya inflasi tetap terjaga.

"Inflasi kita bagus utang kita lebih kecil tahun ini dari pada tahun lalu. Nah rupiah kenapa? Karena adanya tekanan dari Amerika dengan dia meningkatkan The Fed kemudian juga pengangguran mereka turun drastis tapi inflasi dia naik sehingga dia harus menaikkan suku bunga dia maka dampaknya terhadap dolar," ujarnya di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (11/7).

Diketahui, Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Kamis (12/7). Pagi tadi, Rupiah dibuka di Rp 14.415 per USD atau melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 14.385 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih lanjutkan pelemahan usah pembukaan. Tercatat, nilai tukar saat ini menyentuh level Rp 14.441 per USD.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP