Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rupiah Menguat Dipicu Sinyal Penurunan Suku Bunga The Fed

Rupiah Menguat Dipicu Sinyal Penurunan Suku Bunga The Fed dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) atau USD bergerak menguat pada perdagangan Rabu ini. Hari ini Rupiah bergerak menguat di kisaran Rp14.012 per USD hingga Rp14.028 per USD.

Mengutip Bloomberg, Rupiah tadi pagi dibuka di level Rp14.020 per USD, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka Rp14.027 per USD. Pada siang ini, Rupiah terus menguat ke level Rp14.014 per USD.

Sejak pagi hingga siang hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.012 per USD hingga Rp14.014 per USD. Jika dihitung dari awal tahun, Rupiah masih menguat 2,61 persen.

Ekonom Samuel Aset Manajamen, Lana Soelistianingsih mengatakan, dari sisi eksternal, penguatan Rupiah didorong oleh sinyal penurunan suku bunga acuan Bank Sentral AS (The Fed).

"Terbantu sentimen The Fed yang mau menurunkan bunga," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Rabu (31/7).

Lana juga optimis Rupiah akan bergerak menguat sepanjang hari ini. Rupiah diprediksi akan bergerak pada kisaran Rp13.980 per USD sampai Rp14.000 per USD."Saya kira bisa (menguat) sepanjang hari. Lebih banyak karena sentimen eksternal," tandas dia.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), Rupiah dipatok di angka Rp14.026 per USD, menguat jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka Rp14.034 per USD.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP