Rupiah menguat, BI klaim keyakinan investor terhadap Indonesia pulih
Merdeka.com - Bank Indonesia mengklaim keyakinan investor terhadap pemerintah Indonesia sudah pulih. Ini terlihat dari penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mencapai 4,4 persen dalam tiga hari terakhir
"Tadinya investor asing mengatakan pemerintah tidak pernah serius melakukan structural reform. Paket kebijakan itu mendorong investor masuk, lalu pemerintah meng-adress dengan debirokratisasi dan deregulasi dalam rangka mendorong investor dan devisa masuk," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara, Jakarta, Jumat (9/10).
Menurut Mirza, penguatan rupiah juga didorong sentimen The Federal Reserve diperkirakan bakal menunda penaikan suku bunga acuannya hingga tahun mendatang.
Di sisi lain, Mirza mendorong publik untuk tak menahan dolar demi mengeruk keuntungan. Dengan begitu, rupiah diharapkan bisa terus menguat.
"Banyak orang cut loss, baik individu maupun korporasi. Kami juga membantu untuk mendorong sedikit saja, jadi yang pada pegang dolar sebaiknya dijual dolarnya," katanya.
Bank sentral mengusulkan asumsi rupiah sebesar Rp 13.800 per USD dalam Rancangan APBN 2016.
"Di tengah pelemahan kondisi makro, untuk menembus asumsi tersebut jangan ragu. Bahkan, para pelaku pasar jangan ragu kalau rupiah bisa menembus Rp 13.500 per USD," katanya. "Karena kurs kita masih kompentitif untuk dorong ekspor manufaktur dan untuk pengendalian inflasi."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya