Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rupiah Melemah Seiring Investor Beralih ke Aset Aman

Rupiah Melemah Seiring Investor Beralih ke Aset Aman Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Senin (19/7). Pagi ini, Rupiah dibuka di Rp14.517 per USD, melemah dibanding penutupan di perdagangan minggu lalu di Rp14.497 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih melemah usai pembukaan ke Rp14.533 per USD. Rupiah pun sempat bergerak fluktuatif. Meski demikian, Rupiah menguat dan saat ini berada di Rp14.524 per USD.

Tim Riset Monex Investindo Futures mencatat, nilai tukar rupiah pada awal pekan, melemah seiring beralihnya investor ke aset aman.

"Di awal sesi Senin, dolar AS masih nampak diminati sebagai aset likuid di tengah meningkatnya pandemi corona di AS yang mulai menggeser perhatian pasar dari isu tapering stimulus AS," tulis tim dalam kajiannya di Jakarta, dikutip Antara, Senin (19/7).

Kurs dolar AS pada akhir pekan lalu meningkat didukung oleh investor yang beralih ke aset aman karena meningkatnya jumlah kasus infeksi COVID-19 yang membayangi pemulihan ekonomi. Penguatan dolar AS juga terjadi meskipun Gubernur The Fed Jerome Powell pada Kamis (15/7) menegaskan bahwa kenaikan inflasi kemungkinan hanya sementara dan bank sentral AS akan terus mendukung ekonomi.

Pada Senin malam, akan dirilis laporan Indeks Pasar Perumahan AS oleh National Association of Home Builders (NAHB) dan berpeluang memengaruhi pergerakan dolar.

Dari domestik, pelaku pasar akan mencermati rencana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kabarnya akan diumumkan hari ini. Dari dalam negeri, terjadi penambahan 44.721 kasus baru COVID-19 pada Minggu (18/7) sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 2,87 juta kasus.

Sebanyak 73.582 orang meninggal akibat terpapar COVID-19. Meski demikian, sebanyak 2,26 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif COVID-19 mencapai 542.236 kasus.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP