Rupiah melemah, AirAsia pangkas rute
Merdeka.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika (USD) mengakibatkan harga avtur meningkat. Salah satu maskapai penerbangan, AirAsia berencana melakukan penyesuaian rute untuk menekan biaya operasional akibat kenaikan harga bahan bakar avtur.
"Jadi yang tidak visible untuk kita lakukan, ya kita terpaksa harus menutup beberapa penerbangan dan rute, misalnya Ujung Pandang ke Surabaya, kita melihat tidak visible karena adanya persaingan dan penurunan permintaan, sehingga harus kita kurangi," ujar Direktur Niaga AirAsia, Andy Adrian Febryanto di Jakarta, Senin (2/6).
Andy mengaku melakukan beberapa efisiensi baik dari berbagai sisi seperti operasional tanpa memotong tingkat keamanan. Namun, dia berharap keadaan ini kembali membaik setelah ada pemilu dan lebaran.
"Kita melihat ada pemilu itu akan sangat mempengaruhi kedepannya, mungkin setelah lebaran baru akan terlihat bagaimana perkembangannya, karena ini juga ditentukan oleh dolar AS," katanya.
Sementara itu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku pemilu satu putaran akan memberikan dampak positif ke Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). "Saya optimis pemilu dapat berjalan lancar, " ujar Direktur Penilaian Perusahaan, Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/6).
Dengan hanya dua pasang calon, kemungkinan hasil pemilu bisa langsung diketahui dan tidak tidak sampai dua putaran. "Ini juga akan membawa dampak baik ke IHSG," katanya. (mdk/arr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya