Rupiah makin lemah jelang rapat dewan Gubernur BI
Merdeka.com - Dalam riset hariannya, analis Trust Securities Reza Priyambada memaparkan, laju nilai tukar Rupiah jelang rapat dewan gubernur BI, justru semakin menunjukkan pelemahannya.
"Entah karena pelaku pasar tidak terlalu merespon belum jelasnya sentimen penentuan arah BI rate atau lebih memilih sentimen yang lebih jelas dari kemungkinan tappering off stimulus The Fed di bulan ini yang berimbas pada kenaikan laju nilai tukar USD," papar Reza, Kamis (12/12).
Belum lagi adanya sentimen jelang akhir tahun dari pertemuan FOMC pekan depan yang dibarengi dengan sentimen kesepakatan anggaran AS yang akan dibahas kembali. Sehingga membuat USD kembali perkasa.
USD sukses mengalahkan penguatan Euro yang juga sedang naik seiring membaiknya perekonomian zona Eropa. "Laju Rupiah berada tipis di target support Rp 12.000. Rp 12.105-11.987 (kurs tengah BI)," Tutup Reza. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya