Rupiah kembali terkapar
Merdeka.com - Analis Trust Securities Reza Priyambada memaparkan dalam riset hariannya bahwa, positifnya rilis data AS berupa kenaikan New York empire state manufacturing index dan MBA mortgage application serta laporan Beige book The Fed menambah sentimen positif bagi USD.
"Hal ini tentu saja membuat Rupiah kembali terkapar," kata Reza, Selasa (21/1).
Laju mata uang Yen pun masih melemah. Begitu pula dengan Poundsterling dan Euro yang sedikit melemah dengan adanya rilis kenaikan inflasi Jerman dan penurunan balance of trade Italia sehingga membuat laju mata uang USD semakin menguat.
"Laju Rupiah berada di bawah support Rp 12.095, Rp 12.128-12.095 (kurs tengah BI)," tutup Reza. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya