Rupiah kembali melemah dan lewati level Rp 13.800 per USD
Merdeka.com - Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) cenderung melemah di perdagangan siang ini. Rupiah bahkan kembali melewati level Rp 13.800 per USD.
Data Bloomberg mencatat, Rupiah sempat menyentuh level terendahnya di Rp 13.810 per USD yaitu pukul 12.05 WIB. Kemudian Rupiah sedikit menguat dan saat ini berada di 13.800 per USD.
Pagi tadi, Rupiah dibuka di Rp 13.783 atau menguat tipis satu poin dari penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.784 per USD.
Analis NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, mulai adanya sentimen positif membuat laju Rupiah mampu berbalik arah menguat pada pagi tadi. Sentimen dari melemahnya laju USD seiring rilis Chicago PMI di bawah ekspektasi yang diikuti oleh pending home sales dan Dallas Fed manufacturing index yang juga di bawah ekspektasi.
Kemudian menguatnya laju AUD seiring ekspektasi akan membaiknya ekonomi Australia dengan adanya pelonggaran ekonominya, serta ekspektasi akan naiknya Yuan setelah IMF menambahkannya ke dalam mata uang cadangan (meskipun di akhir perdagangan ditutup melemah).
Sentiment dari dalam negeri berupa rilis inflasi yang dinilai rendah (walaupun ini pun tidak serta merta memicu BI untuk menurunkan BI rate).
Terpantau, laju EUR, GBP, CNY, CHF, JPY, dan beberapa lainnya kembali mengalami kenaikan. Kenaikan laju Rupiah ini pun mampu mengesampingkan ekspektasi kami akan adanya pelemahan.
"Laju Rupiah diharapkan dapat melanjutkan kenaikannya seiring mulai menguatnya sejumlah mata uang terhadap laju USD. Namun demikian, tetap mencermati sentimen yang ada dan mewaspadai jika penguatan tersebut hanya sementara," ujarnya dalam riset harian. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya