Rupiah kembali diprediksi melemah
Merdeka.com - Analis Trust Securities Reza Priyambada memaparkan dalam riset hariannya, positifnya rilis data AS berupa kenaikan NY empire state manufacturing index dan MBA mortgage application serta laporan Beige book The Fed menambah sentimen positif bagi USD.
Kondisi ini tentu saja membuat Rupiah kembali terkapar. Di sisi lain, laju yuan masih melemah. Begitupun dengan Poundsterling dan Euro yang sedikit melemah dengan adanya rilis kenaikan inflasi Jerman dan penurunan balance of trade Italia sehingga membuat laju mata uang USD semakin menguat.
"Laju Rupiah berada di bawah support Rp12095. Rupiah Rp 12128-12095 (kurs tengah BI)," kata Reza, Rabu (5/2). (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya