Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp14.285 per USD
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah ditutup menguat 34 poin di level Rp14.285 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.318 per USD. Sedangkan untuk perdagangan minggu depan, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat direntang Rp14.250 hingga Rp14.310 per USD.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2021 mencapai USD138,8 miliar. Angka ini meningkat bila dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2021 yang sebesar USD137,1 miliar.
"Walaupun data yang dirilis belum sesuai dengan ekspektasi pasar yaitu USD139 miliar, namun ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia," ujar Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Jumat (7/5).
Peningkatan posisi cadangan devisa pada April 2021 terutama dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. BI memastikan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,0 bulan impor atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Selain itu, posisi cadangan devisa ini berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
"Cadangan devisa yang kuat mencerminkan bahwa MH Thamrin punya amunisi yang kuat untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah. Saat nilai tukar stabil, investor akan lebih merasa aman dan nyaman berinvestasi di Indonesia," jelas Ibrahim.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya