Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp14.595 Dipicu Pemulihan Ekonomi AS

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp14.595 Dipicu Pemulihan Ekonomi AS rupiah. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 30 poin walaupun sempat melemah 65 poin di level Rp14.595 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.565 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp14.585 hingga Rp14.610 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, tanda-tanda pemulihan ekonomi AS terus bermunculan. Data terbaru yang dirilis pekan lalu menunjukkan indeks harga produsen (producer price index/PPI) meroket 4,2 persen pada bulan Maret 2021.

"Kenaikan tersebut merupakan yang tertinggi dalam lebih dari 9 tahun terakhir. Selain itu, kenaikan PPI mengindikasikan roda bisnis mulai semakin menggeliat, dan para wirausahawan mulai meningkatkan aktivitasnya," ujarnya, Jakarta, Senin (12/4).

Pertumbuhan ekonomi yang lebih baik juga diprediksi oleh The Fed. Dalam notula rapat kebijakan moneter edisi Maret yang dirilis pekan lalu menunjukkan The Fed menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi pertumbuhan ekonomi AS tahun ini menjadi 6,5 persen dari prediksi sebelumnya 4,2 persen.

Besarnya revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut tidak diikuti dengan pembaharuan panduan kebijakan yang akan diambil, sehingga menimbulkan tanda-tanya di pasar. Selain itu, The Fed juga memproyeksikan tingkat pengangguran di akhir tahun nanti sebesar 4,5 persen dan inflasi berada di 2,2 persen.

"Yang menarik, meski proyeksi pertumbuhan ekonomi direvisi cukup besar, tetapi The Fed tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Suku bunga 0,25 persen masih akan dipertahankan hingga tahun 2023, sementara program pembelian aset senilai USD 120 miliar belum akan dikurangi nilainya alias tapering," jelasnya.

Artinya, dengan pemulihan ekonomi AS diprediksi lebih cepat dari prediksi, serta The Fed yang tidak akan mengubah kebijakan moneternya tentunya memberikan efek ganda ke pasar finansial.

Sisi Internal

Selain itu, Undang-undang Cipta kerja menjadi instrumen utama dalam mengatasi berbagai tantangan nasional seperti penyediaan lapangan pekerjaan, pemberdayaan UMKM. Reformasi regulasi tujuannya untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Selain itu implementasi dari UU Cipta kerja dan peraturan turunannya yang telah terbentuk tersebut dapat langsung memberikan geliat ekonomi melalui penciptaan permintaan dan pasokan dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Penciptaan lapangan kerja baru harus mengalami peningkatan mulai tahun ini melalui pemberian kemudahan dan kepastian berusaha lewat UU Cipta kerja. Penciptaan lapangan kerja baru akan terealisasi di antaranya karena UU Cipta kerja memberikan kemudahan bagi UMKM berupa bantuan dan perlindungan hukum, pembiayaan dan insentif fiskal serta izin tunggal melalui nomor induk berusaha (NIB).

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP