Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.417 per USD
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 20 point di level Rp14.417 dari penutupan sebelumnya di level Rp14.397 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp14.400 sampai Rp14.450 per USD.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 akan mendekati batas atas target, yakni 4,5 persen. Apabila pemulihan ekonomi bisa berjalan mulai September hingga akhir 2021, tanpa mengalami disrupsi Covid-19 lagi atau kasus Covid-19 selalu bisa terjaga.
"Walaupun pemerintah memproyeksi ekonomi pada tahun 2021 memang mengalami koreksi ke rentang 3,7 persen sampai 4,5 persen karena disrupsi Covid-19 varian Delta, terutama pada triwulan III-2021," kata Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Kamis (26/8).
Namun, target tersebut tercapai jika masyarakat bisa tetap waspada dengan protokol kesehatan, serta dengan adanya kesiapan fasilitas kesehatan, implementasi 3T (tracing, testing, and treatment), dan percepatan vaksinasi harus diperkuat. Dengan demikian, semakin cepat Covid-19 dikendalikan.
"Maka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terutama level 4 tidak akan terlalu lama diterapkan agar ekonomi bisa pulih kembali," kata William.
Sampai saat ini pemerintah masih belum bisa memprediksi kapan Covid-19 akan selesai. Dan sejauh ini pun dari literatur dan penelitian para ahli bahwa pandemi masih belum bisa diprediksi ke depannya. Malah ada kemungkinan besar masyarakat akan hidup berdampingan dengan Covid-19. Maka dari itu pemerintah akan berupaya mencari cara agar virus bisa dikendalikan, meskipun tidak bisa dihilangkan.
Selain itu, Pemerintah terus memantau perkembangan vaksinasi baik di Jawa-Bali maupun di luar di luar Jawa-Bali yang Covid-19 nya masih tinggi dan pemerintah sudah mempersiapkan 200 juta vaksin untuk masyarakat sampai akhir tahun sehingga dengan vaksinasi yang merata diharapkan pembukaan PPKM sesuai dengan program yang sudah di tentukan.
"Saat ini, pemerintah telah menurunkan level PPKM Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya dari level 4 menjadi level 3, seiring kasus COVID-19 yang kian menurun.Ini membuktikan bahwa pemerintah dan masyarakat bahu-membahu bekerja sama untuk menanggulang bencana Covid-19," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya