Rupiah ditutup melemah 99 poin ke level Rp 13.722 per USD
Merdeka.com - Laju pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) ditutup melemah 99 poin atau sekitar 0,73 persen ke level Rp 13.722 per USD. Rupiah melemah dibanding penutupan perdagangan minggu lalu yaitu di level Rp 13.623 per USD.
Data Bloomberg mencatat, sepanjang perdagangan hari ini, Rupiah terus bergerak melemah. Dibuka di Rp 13.675, Rupiah sempat menyentuh titik terendahnya di Rp 13.723 per USD yaitu pukul 14.30 WIB.
Analis NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, akhir pekan lalu, laju Rupiah mampu berbalik menguat. Padahal sejumlah mata uang global cenderung melemah terhadap USD.
Antara lain, JPY, EUR, GBP, INR, dan beberapa lainnya. Tampaknya pelaku pasar tidak terlalu memusingkan imbas dari rencana The Fed yang akan menaikkan suku bunga bulan depan.
"Artinya dengan mayoritas yang menyetujui rencana tersebut memberikan kepastian ke pasar valas," katanya dalam riset harian, Senin (23/11).
Di sisi lain, rencana pemerintah menarik utang valuta asing sekitar USD 12,6 miliar pada tahun depan direspon positif pelaku pasar. Itu bakal digunakan untuk menutup utang jatuh tempo dan memperkuat cadangan devisa.
"Laju Rupiah pun mampu melampaui kekhawatiran kami berpeluang kembali melemah," ujarnya.
Namun demikian, lanjutnya, tetap waspada dan cermati sentimen yang akan muncul. Mengingat, pembalikan arah masih rentan terjadi jika tidak didukung oleh data-data positif.
"Laju rupiah di atas target resisten Rp 13.777 per USD. Rp 13.755-Rp 13.728 per USD (kurs tengah BI)."
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya