Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rupiah Ditutup di Rp14.405 per USD Dipengaruhi Ekspektasi Pemulihan Ekonomi AS

Rupiah Ditutup di Rp14.405 per USD Dipengaruhi Ekspektasi Pemulihan Ekonomi AS Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup stagnan di tengah ekspektasi pemulihan ekonomi di Amerika Serikat. Rupiah ditutup sama dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp14.405 per USD.

Analis HFX Berjangka Ady Phangestu di Jakarta, Rabu, mengatakan, keberhasilan vaksinasi COVID-19 di negara-negara yang lebih maju seharusnya memungkinkan pembukaan kembali ekonomi utama yang berkesinambungan dan pada gilirannya akan memaksimalkan dampak stimulus fiskal dan antisipasi penguncian.

"Mengingat stimulus fiskal AS yang sangat besar dan dampak terkait pada perbedaan yields, latar belakang dolar AS mungkin bukan di kondisi bearish seperti yang pernah diperkirakan," ujar Ady, dikutip Antara, Rabu (10/3).

Indeks dolar saat ini berada di level 92, naik 0,05 persen dibandingkan posisi sebelumnya 91,96. Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik ke posisi 1,56 persen dari sebelumnya 1,54 persen. Sementara itu, dalam sepekan ke depan rupiah diprediksi masih akan rawan terkoreksi.

"Secara teknis, rupiah sudah harusnya melemah dengan target terdekat Rp14.500 per dolar," imbuhnya.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.390 per USD. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.390 hingga Rp14.405 per USD. Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan rupiah menguat Rp14.421 per USD, dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14.468 per USD.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP