Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rumah Sakit Penuh Imbas Covid-19, Pemilik Layanan ini jadi Orang Terkaya

Rumah Sakit Penuh Imbas Covid-19, Pemilik Layanan ini jadi Orang Terkaya Vaksin Corona Covid 19. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 membuat rumah sakit hampir di seluruh penjuru dunia penuh. Jepang salah satunya. Hal ini membuat para sepuh di Jepang memilih layanan rumah perawatan.

Dikutip dari Forbes, Rabu (18/8), Amvis menjadi salah satu perusahaan penyedia layanan kesehatan tersebut. Pendiri sekaligus CEO Amvis, Keiichi Shibahara saat ini menjadi orang terkaya berkat kenaikan harga saham perusahaan dua kali lipat sejak Agustus tahun lalu.

Sebagai pemegang 77 persen saham Amvis, Shibahara saat ini memiliki kekayaan mencapai USD 1 miliar atau setara Rp 14,3 triliun (asumsi Rp 14.391 per USD).

Amvis memiliki 41 rumah perawatan di seluruh Jepang. 11 Rumah perawatan saat ini dalam tahap pembangunan. "Amvis menjadi perusahaan pertama di Jepang yang menerapkan model bisnis ini," ujar Shibahara.

Shibahara membangun Amvis pada 2013. Di mana, pemerintah Jepang saat itu membuat aturan perawatan kesehatan berbasis rumah. Tujuannya penderita penyakit kronis dan disabilitas mendapatkan rasa nyaman dan tenang karena berada di rumah tinggal bukan rumah sakit.

Populasi orang tua di Jepang dengan usia 65 tahun ke atas, menurut Japan Times, menjadi yang tertinggi di dunia. Tepatnya 28,7 persen dari total penduduk.

Pada awal Agustus, perdana menteri Jepang Yoshihide Suga menetapkan bahwa rumah sakit hanya diperuntukan kepada pasien Covid-19 kronis.

Per September 2020, Amvis mencatatkan penjualan meningkat lebih dari 71 persen mencapai USD 83 juta dari 2019. Laba pun meningkat USD 11 juta. Sejak Oktober 2020 hingga 31 Maret 2021, penjualan dan laba tumbuh 66 persen dan 108 persen dari tahun 2020.

Mereka yang Semakin Kaya Sejak Pandemi Corona Melanda Dunia

semakin kaya sejak pandemi corona melanda dunia rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengatakan, dua puluh juta rakyat Amerika kehilangan pekerjaan imbas pandemi Covid-19. Namun di saat yang sama 650 miliuner Amerika semakin kaya.

"Kekayaan mereka meningkat lebih dari USD 1 triliun. Saat ini kekayaan mereka total lebih dari USD 4 triliun," ujar Biden seperti dilansir dari Forbes.

Peraup kekayaan terbesar bernama Elon Musk. Kekayaan bos Tesla dan SpaceX ini meningkat 540 persen dari USD 27 miliar pada awal Januari 2020 menjadi saat ini lebih dari USD 170 miliar.

Salah satu pendorong kekayaan Musk ialah meroketnya nilai saham Tesla yang mana mencapai lebih dari 700 persen. Kenaikan ini menempatkan sebagai orang terkaya di dunia pada Januari 2021 versi Forbes.

Peraup untung lainnya ialah pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. Keduanya lebih kaya USD 40 miliar dari sebelum pandemi. Kekayaan Larry Page tercatat USD 102 miliar dan Sergey Brin sebesar USD 99 miliar.

Adapun daftar miliuner yang semakin kaya sejak kehadiran pandemi (1 Januari 2020) yakni:

1. Elon Musk. Tesla dan SpaceX. Kekayaan naik USD 144 miliar

2. Jeff Bezos. Amazon. Kekayaan naik USD 86 miliar

3. Larry Page. Google. Kekayaan naik USD 42 miliar

4. Sergey Brin. Google. Kekayaan naik USD 41 miliar

5. Daniel Gilbert. Quicken Loans. Kekayaan naik USD 40 miliar

6. Mark Zuckerberg. Facebook. Kekayaan naik USD 35 miliar

7. Larry Ellison. Oracle. Kekayaan naik USD 34 miliar

8. MacKenzie Scott. Amazon. Kekayaan naik USD 25 miliar

9. Bill Gates. Microsoft. Kekayaan naik USD 22 miliar

10. Michael Dell. Dell Computers. Kekayaan naik USD 19 miliar.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP