Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rizal Ramli: Presiden Jokowi punya nyali besar

Rizal Ramli: Presiden Jokowi punya nyali besar Rizal Ramli. ©2015 Merdeka.com/efrimal bahri

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menilai kinerja Presiden Joko Widodo selama setahun ini cukup berani. Pasalnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu memiliki nyali untuk mengubah Indonesia.

"Mau mengubah Indonesia harus punya militansi. Memang Presiden kita banyak plus minusnya, tapi paling penting Presiden Jokowi punya nyali. Apalagi pendukungnya (relawan), nyalinya berlebih," ujarnya dalam acara Rembug Nasional: Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Kedaulatan Pangan, Pembangunan Energi dan Keunggulan Maritim di Jakarta Selatan, Selasa (20/10).

Dia mengungkapkan,‎ Jokowi penah menunjukkan keberaniannya pada saat Hari Ulang Tahun ke-70 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Senin (5/10) lalu. Jokowi memerintahkan menggunakan peluru tajam untuk menunjukkan keandalan TNI.

"Apa buktinya? Semua amunisi tajam, kapal perang nembakin bom itu pakai yang beneran, bukan palsu‎. Saat nembakin misil atau rudal itu juga sungguhan. Alat tempur juga menggunakan peluru tajam, pilot Sukhoi dan pesawat tempur lain terbang berdekatan. Ini belum pernah sepanjang sejarah di dunia, upacara militer diperkenankan pakai peluru tajam. Jokowi yang minta sendiri," jelasnya.

Menurut Rizal Ramli, tidak ada pemimpin negara lain yang berani menggunakan peluru tajam. Terlebih setelah adanya kejadian Presiden Mesir ke-3 Anwar Sadat yang tewas ditembak dalam sebuah parade militer pada 6 Oktober 1981.

"Sejak saat itu, seluruh upacara militer tidak boleh pakai peluru tajam. Kalau salah nembaknya 5 derajat, tenda tempat elitnya habis ituh elit Indonesia. Tapi mungkin ada bagusnya juga (nyasar), karena banyak elitnya yang brengsek," tutup Rizal Ramli.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP