Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ridwan Kamil: Masak turun kereta cepat di stasiun terus naik ojek

Ridwan Kamil: Masak turun kereta cepat di stasiun terus naik ojek Ridwan Kamil. ©2015 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Walikota Bandung, Ridwan Kamil menunggu aksi pemerintah pusat untuk memberi nilai lebih kepada Kota Bandung dalam rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Sosok yang akrab disapa Kang Emil ini mengaku sudah menyampaikan usulan kepada Presiden Joko Widodo. Salah satunya adalah membangun konektivitas dari stasiun kereta cepat di Bandung menuju ke pusat Kota Bandung.

Konektivitas tersebut diusulkan Emil untuk dibangun oleh Konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

"Itu kan proyek pemerintah. Saya hanya menunggu benefitnya, saya sudah meminta Pak Jokowi untuk menyambungkan agar koneksi ke Kota Bandung-nya disekaliguskan oleh konsorsium. Karena kalau kereta cepat beres di stasiun, masa turun di sawah terus naik ojek kan? Biar canggih naik LRT," tutur Emil di Indonesia Summit 2016, di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (25/2).

Kenapa harus konsorsium yang mengerjakan? Emil beralasan, apabila pengerjaan dilakukan oleh perusahaan yang berbeda dengan menerapkan teknologi yang juga berbeda, maka akan ada hambatan di kemudian hari.

"Kalau yang ngerjain beda teknologi kan enggak nyambung, maka akan disiapkan Perpres agar yang mengerjakan LRT sama dengan yang mengerjakan kereta cepat," imbuh Emil.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP