Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Resmi dibuka, pasar murah Kemendag diserbu warga

Resmi dibuka, pasar murah Kemendag diserbu warga Pasar murah Kemendag. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan menggelar pasar murah di area parkir Kemendag, Gambir, Jakarta Pusat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para konsumen mendapatkan harga bahan pokok lebih murah dibanding di pasar.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengaku senang karena asosiasi telah menggalang para anggotanya untuk berpartisipasi dalam pasar murah ini.

"Tiga hari tiga malam sampai larut untuk menandatangani kesepakatan, dan mereka akhirnya melakukan dengan penuh keikhlasan walaupun agak terpaksa. Terima kasih dari hati yang tulus, masyarakat pasti akan mendoakan pengusahanya," kata Enggar saat melakukan pembukaan pasar murah, Rabu (7/6).

Pasar murah terselenggara atas arahan presiden kepada Kemendag untuk mencoba mengajak pengusaha untuk bisa berbagi dengan masyarakat. "Saya sampaikan kepada teman pengusaha dan kita. Kegiatan pasar murah juga ada di 34 provinsi. Kegiatan pasar murah diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ungkapnya.

Selain di perkotaan, kemendag juga memfasilitasi pasar murah di beberapa daerah pelosok. "Kita konsentrasi di daerah pulau Jawa yang dekat dengan pesantren, dijual dengan harga 50 persen yang hasilnya tidak kembali ke pengusaha tapi menyumbang bagi pendidikan pesantren di sekitar itu. Jadi dua kegiatan sekaligus membantu masyarakat di lingkungan sekitar," terangnya.

Pasar murah Kemendag digelar dari tanggal 7 sampai 20 Juni 2017 dengan perkiraan pengunjung 1.000 orang dan total omzet 10 hari sekitar Rp 1,12 miliar. Pasar murah ini dibuka untuk pengunjung umum dari jam 09.00 WIB -14.00 WIB. Barang yang dijual terdiri dari bahan pokok seperti beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, daging sapi, ayam, cabai, bawang, dan komoditi makanan minuman lainnya.

Pantauan merdeka.com, warga yang menunggu terlihat antusias dengan membentuk antrean panjang di depan pintu masuk.

Salah satu warga yang bernama Novi mengatakan bahwa dia sudah dua tahun ini selalu berbelanja di pasar murah kemendag. "Tahun kemarin juga belanja disini. Murah," kata Yanti.

Yanti datang untuk berbelanja bersama teman-temannya. Bahkan ada beberapa di antaranya yang membawa anak kecil. Tidak hanya ibu-ibu, bapak-bapak juga banyak yang ikut berdesak-desakan berbelanja. Sebagian besar, pengunjung mengincar sembako yang harganya murah.

Salah satu warga, Rusman mengaku datang bersama istri dan ibunya. "Beli di sini lumayan harga selisihnya banyak," kata Rusman.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP