Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rekonstruksi ekonomi pasca gempa, Nepal butuh Rp 130 triliun

Rekonstruksi ekonomi pasca gempa, Nepal butuh Rp 130 triliun gempa di nepal. ©REUTERS/Navesh Chitrakar

Merdeka.com - Bencana gempa yang menimpa Nepal beberapa waktu lalu membuat perekonomian negara tersebut porak poranda. Belum lagi, masalah ekonomi Nepal yang sangat lemah serta merajalelanya korupsi di negara tersebut.

Gempa 7,9 skala richter yang mengguncang Nepal menyebabkan kerusakan terparah dalam 81 tahun terakhir. Membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk kembali membangun perekonomian Nepal.

Dilansir dari CNBC, biaya ekonomi untuk rekonstruksi pasca gempa di Nepal membutuhkan setidaknya USD 5 miliar atau sekitar Rp 65 triliun. Angka ini adalah perkiraan awal Lembaga survei geologi Amerika Serikat, IHS. Bahkan angka ini diperkirakan akan terus naik hingga USD 10 miliar atau sekitar Rp 130 triliun.

"Bantuan bencana dan upaya penyelamatan internasional dibutuhkan mendesak, serta bantuan keuangan dan teknis internasional berskala besar untuk rekonstruksi ekonomi jangka panjang," tulis Kepala ekonom IHS untuk Asia Pasifik, Rajiv Biswas seperti dikutip dari CNBC, Jakarta, Selasa (28/4).

Pemerintah Indonesia sendiri telah membantu korban gempa dahsyat di Nepal. Selain mengirimkan tim, pemerintah juga memberi bantuan uang senilai USD 1 juta negeri atap dunia tersebut.

"Saya ingin sampaikan bahwa Indonesia dalam rangka membantu Nepal itu sudah akan mengirimkan orang juga membantu USD 1 juta. Tim SAR dan juga bantuan USD 1 juta," kata JK usai acara Tropical Landscape Summit di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (27/4).

Laporan terbaru Wakil Inspektur Jenderal Polisi Nepal Komal Singh Bam hari ini mengatakan sudah 4.352 jenazah diangkut akibat gempa yang terjadi tiga hari lalu.

Korban tewas termasuk 1.176 jenazah yang ditemukan di Distrik Sindhupalchuk, sebelah timur laut Ibu Kota Kathmandu.

Surat kabar the New York Times melaporkan, Selasa (28/4), Bam juga menyatakan sedikitnya 8.063 orang luka akibat gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter itu.

Pejabat lokal di pusat gempa di Gorkha bernama Surya Mohan Adhikari menyatakan bantuan kemanusiaan paling dibutuhkan di desa-desa terpencil.

"Di daerah terpencil sekitar 90 persen warga terkena dampak gempa. Rumah dan bahan makanan mereka hancur. Mereka tak punya cara buat mendapat makanan," kata Adhikari. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP