Realokasi PEN Capai Rp 679 T, Pemerintah Minta Usulan Program Dipercepat
Merdeka.com - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, meminta agar program-program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah diusulkan di tingkat pusat maupun daerah dan Kementerian Lembaga bisa selesai dalam satu minggu ini. Paling tidak, pekan depan alokasi anggaran PEN sudah dalam tahap final.
Menko Airlangga menyebut, berdasarkan laporan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah ada perubahan-perubahan realokasi yang dilakukan. Di mana dari total anggaran yang sudah ditetapkan sebesar Rp695,2 triliun realokasinya mencapai sebesar Rp679 triliun. Sehingga masih ada ruang Rp16 triliun untuk beberapa program yang belum masuk di dalam anggaran tersebut.
"Dan total daripada anggaran yang sudah terealokasi dari Rp695 triliun adalah Rp679 triliun. Jadi hampir seluruh program terpakai dan masih ada 1 minggu mendetailkan yang perlu tambahan," kata dia dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (4/9).
Sementara itu, terkait dengan vaksin pemerintah memastikan saat ini sudah tersedia dan untuk anggaran awal atau uang muka vaksin mencapai Rp3,3 triliun. Sementara seluruh dana yang disiapkan pemerintah sebesar Rp37 triliun keseluruhan tahun depan.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenteri Koordinator Perekonomian itu melanjutkan, dari aspek perekonomian posisi sektor keuangan tetap kuat. Di mana posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) adalah rasio kecukupan modal masih berada di batas aman yakni 8 persen, sedangkan di perbankan per 31 Agustus adalah 23,1 persen. Kemudian per Juli dana pertumbuhan kredit tumbuh 8,35 persen. "Jadi DPK cukup meningkat," singkat dia.
Dan restrukturisasi daripada sektor keseluruhan mencapai Rp857,6 triliun dan sektor korporasi sudah restrukturisasi sebesar Rp527 triliun untuk 1,42 juta debitur. Sementara, untuk UMKM tercatat Rp354 untuk 5,76 juta nasabah.
Dan penempatan dana pemerintah di Bank Himbara sebesar Rp30 triliun realisasinya sebesar Rp79,7 triliun dan ini hampir 3 kali lipat. Sedangkan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) dari Rp11,5 triliun masih perlu didorong.
"Kemudian kalau kita lihat juga di sektor UMKM penyaluran KUR ini per September targetnya Rp190 triliun realisasinya sudah Rp103 triliun dan jumlah nasabah tambahannya adalah 3 juta," tandas dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya