Realisasi Pendapatan Daerah Baru Mencapai 52,5 Persen
Merdeka.com - Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti melaporkan, realisasi pendapatan daerah hingga saat ini baru mencapai Rp583,92 triliun atau 52,51 persen dari target Rp1.112,05 triliun. Padahal, target ini sudah dikurangi dari target sebelumnya sebesar Rp1.239,8 triliun.
Sementara itu, realisasi belanja daerah hingga saat ini mencapai Rp501,54 triliun atau 43 persen dari target sebesar Rp1.165,32 triliun.
"Berdasarkan laporan pemerintah daerah di Dirjen Keuangan, per Agustus 2020 terjadi perubahan target. Untuk anggaran pendapatan targetnya yakni Rp1.112,05 triliun dan realisasi pendapatan mencapai Rp583,92 triliun atau setara dengan 52,51 persen," kata Novita, Kamis (10/12).
Dia menjelaskan, terjadinya penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ekstrem dikarenakan berkurangnya aktivitas masyarakat atau kegiatan ekonomi selama masa pandemi Covid-19.
"Namun rata-rata pencapaian setiap provinsi dengan anggaran pendapatan Rp321,08 triliun, per Agustus telah mencapai realisasi Rp173,12 triliun atau 53,92 persennya. Hal ini karena alokasi pendapatan penanganan Covid-19 berjumlah Rp56,57 triliun," ujarnya.
Pendapatan tersebut terdiri dari penanganan kesehatan Rp24,1 triliun, penanganan dampak ekonomi Rp7 triliun, dan penyediaan jaring pengamanan sosial Rp25,34 triliun. "Alokasi ini merupakan hasil dari penyampaian alokasi dari 528 daerah, baik provinsi maupun kota/kabupaten," imbuhnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya