Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

RAPBN 2016, pemerintah Jokowi targetkan nilai tukar Rp 13.400/USD

RAPBN 2016, pemerintah Jokowi targetkan nilai tukar Rp 13.400/USD Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Jokowi secara resmi menyampaikan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) serta nota keuangan 2016 di depan DPR dan DPD RI, di gedung parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

Jokowi menuturkan, pemerintah memperhatikan dinamika perekonomian global dalam penyusunan asumsi makro RAPBN 2016. Dengan memperhatikan situasi ekonomi dunia saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan ditarget 5,5 persen.

"Kondisi ekonomi global membaik, kinerja ekspor, impor permintaan produk Indonesia meningkat. Pembangunan infrastruktur mendorong kinerja," ujar Presiden Jokowi.

Peningkatan konektivitas dan realokasi ke sektor produktif diharapkan bisa menahan laju inflasi. Sehingga pemerintah menargetkan tekanan inflasi tahun depan di kisaran 4,7 persen.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, perlambatan ekonomi China yang diikuti kebijakan devaluasi mata uang Yuan, sangat berdampak pada pergerakan nilai tukar Rupiah tahun depan. "Nilai tukar Rupiah Rp 13.400 per USD," ucapnya.

Sementara untuk suku bunga SBN 3 bulan diasumsikan berada di tingkat 5,5 persen. Target tersebut berangkat dari keyakinan semakin menariknya surat utang negara di mata investor.

Sedangkan untuk produksi migas ditargetkan mencapai 1,985 juta barel setara minyak per hari. Terdiri dari 830.000 barel per hari untuk lifting minyak dan 1,1 juta per hari (setara minyak) untuk produksi gas.

Perkembangan harga komoditas dan energi dunia dan pergerakan nilai tukar dan perubahan iklim menjadi dasar penentuan harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) sebesar USD 60 per barel.

"Asumsi ini mempertimbangkan faktor pasokan dan geopolitik," imbuhnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP