Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rapat pemegang saham MNC Land molor 4 jam

Rapat pemegang saham MNC Land molor 4 jam Gedung MNC Grup. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - PT MNC Land Tbk (KPIG) berencana melakukan penawaran umum terbatas (right issue) dengan target dana sekitar Rp 2,22 triliun. Sebelum melakukan aksi korporasi itu, perseroan membutuhkan persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB. Namun, RUPSLB terpaksa molor hingga lebih dari 4 jam. "Ini untuk persetujuan right issue, sekitar Rp 2 triliun ya," kata Direktur Pengembangan Bisnis KPIG Daniel Yuwono di MNC Tower, Jakarta, Kamis (23/1).

Rencananya, hasil Right Issue tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi PT Bali Nirwana Resort milik PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) secara penuh.

Berdasarkan Prospektus perseroan, dari total dana yang bakal diraup tersebut, rencananya sebesar Rp 956,02 miliar bakal digunakan untuk membeli 55,91 persen saham Bali Nirwana yang dimiliki PT Pratama Prima. Saat ini, perseroan baru menguasi 44,09 persen saham ELTY.

Sementara sebesar Rp 600 miliar untuk akuisisi lahan, dan sisanya Rp 658,05 miliar akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Sebelumnya, perseroan membeli saham Bali Nirwana milik Sugilite Company Limited (SCL) dan PT Bakrie Nirwana Semesta (BNS). Total saham Bali Nirwana yang dibeli dari SCL dan BNS sebesar 19,09 persen setara Rp 326,44 miliar. Kemudian perseroan membeli lagi secara langsung, saham PT Bakrie Nirwana Semesta 25 persen senilai Rp 427,54 miliar.

Melalui Right Issue tersebut, MNC Land bakal melepas saham sebanyak-banyaknya 1,46 miliar saham atau 22,6 persen dari total saham perseroan dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahlulu (HMETD). Adapun harga penawaran ditetapkan sebesar Rp 1.520 per saham dengan harga nominal Rp 500 per saham.

HMETD ini akan diperdagangkan di selama 30 hari mulai dari 7 Februari 2014 hingga 20 Maret 2014. Setiap pemegang 16 saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 5 Februari 2014 berhak atas 5 HMETD untuk membeli satu saham baru yang penuh.

Selain itu, mengingat bahwa jumlah saham yang ditawarkan adalah sebanyak-banyaknya 1,46 miliar saham baru, maka pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) dalam jumlah maksimum sebesar 22,6 persen setelah pelaksanaan HMETD.

Sayangnya, para pemegang saham harus menunggu hingga lebih dari empat jam untuk melaksanakan RUPSLB tersebut dengan alasan masih menunggu kelengkapan dokumen. Untuk mengisi waktu, para investor disuguhi film-film Hollywood. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP