Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pusat investasi properti di Indonesia bakal bergeser

Pusat investasi properti di Indonesia bakal bergeser

Merdeka.com - Lamudi, portal properti global untuk pasar di negara berkembang melihat  laju ekonomi beberapa kota di Indonesia, di luar Jakarta, tumbuh di atas rata-rata nasional. Kota-kota tersebut berpotensi menjadi pusat investasi utama Indonesia di masa depan.

"Jakarta memang sudah menjadi pusat segala jenis investasi yang datang ke Indonesia, tapi lama-kelamaan, ibukota ini mulai terasa penuh sesak, dan makin sedikit lahan yang bisa difungsikan untuk pembangunan lanjutan," kata Christiana Joan, Marketing Manager Lamudi Indonesia, dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7).

Terkait itu, Lamudi telah mengamati sejumlah sejumlah wilayah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi di Indonesia. Beberapa daerah berkembang yang sedang ramai diperbincangkan ini menawarkan peluang bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi investasi.

"Bukan rahasia lagi jika Jakarta telah menjadi hotspot investasi regional dalam kurun waktu terakhir ini. Namun ketika Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, hal ini juga ikut mempengaruhi pasar properti di luar kawasan ibu kota."

Adapun beberapa kota yang diamati antara lain Balikpapan dan Manado. Balikpapan, ibu kota Kalimantan timur, dipandang sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan tercepat di dunia.  

Balikpapan saat ini penghasil 37 persen gas alam dan 70 persen batu bara Indonesia. Ini membuat Indonesia menjadi sebagai salah satu produsen utama mineral di dunia. Keseluruhan, Kalimantan Timur terkenal dengan kekayaan mineral  disamping ledakan pertumbuhan penduduk.

"Semua orang tahu tentang kemacetan jalanan dan berbagai keruwetan yang ditemukan di Jakarta. Melihat Balikpapan, kita lihat adanya potensi ekonomi fundamental yang kuat dan didukung oleh pemerintah, hal ini merupakan usaha untuk membangun sebuah kota yang penting di masa depan dan tidak hanya mengejar ketertinggalan - hal ini jarang terjadi di pasar negara berkembang. Andaikan saya seorang investor, saya akan menaruh investasi saya di sana!" kata Managing Director Lamudi Karan Khetan.

Adapun Manado, berdasarkan pengamatan Lamudi, sedang fokus mengembangkan sektor perikanan. Meski pertumbuhan ekonomi Manado tidak setinggi Balikpapan, namun di atas rata-rata nasional.

Manado terbilang unik karena tingkat pertumbuhan dan kebutuhannya datang dari penduduk lokal,  sementara Balikpapan datang dari tenaga profesional yang bermigrasi ke sana. 

Dengan lahan yang terbatas dan pengadaan sumber daya yang agak sulit, pasokan akan cenderung terbatas di sana. Namun pertumbuhan tingkat kekayaan dari penduduk lokal itulah yang akan mendorong permintaan property di Manado. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP