Pupuk Indonesia target pendapatan 2014 naik 10 persen
Merdeka.com - PT Pupuk Indonesia menargetkan pendapatan tahun ini meningkat 10 persen. Pada 2013, pendapatan induk BUMN pupuk yang terbentuk pada Januari 2011 tersebut mencapai Rp 56,32 triliun.
"Setiap tahun meningkat terus," ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia Arifin Tasrif saat ditemui di PT Pupuk Kaltim, Jakarta, Kamis (8/5).
Pupuk Indonesia dibentuk pada Januari 2011. Pada tahun itu, pendapatannya mencapai Rp 32,6 triliun. Setahun kemudian melonjak menjadi Rp 40,77.
Sebanyak 70 persen pendapatan Pupuk Indonesia berasal dari penjualan pupuk subsidi. Sisanya, berasal dari pupuk nonsubsidi.
Adapun penjualan pupuk tahun ini ditargetkan sebanyak 13,5 juta ton. Meningkat ketimbang tahun lalu yang sebesar 11,3 juta ton.
"Penaikan 2 juta ton itu nanti dikurangi 800 ribu ton jadi 1,2 juta ton karena Pupuk Kaltim 1 kita tutup. tiga tahun baru bisa," jelasnya
Peningkatan pendapatan otomatis mengatrol nilai aset perseroan. Pada Januari 2011, aset Pupuk Indonesia sebesar Rp 34,5 triliun. Meningkat menjadi Rp 51,89 triliun pada 2012, dan Rp 64,8 triliun (2013).
"Pendapatan ditunjang oleh Kapasitas. Makanya, lagi investasi agar kapasitas naik," katanya.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya