Punya satelit, BRI diminta terdepan wujudkan inklusi keuangan
Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengapresiasi terobosan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, menjadi institusi keuangan pertama di dunia yang memiliki satelit komunikasi. Atas dasar itu, bank pelat merah itu harus menjadi yang terdepan dalam perluasan akses layanan keuangan masyarakat di seluruh Indonesia.
"BRI harus jadi bank paling depan untuk wujudkan financial inclusion dan benar-benar menyalurkan kredit mikro dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar usaha mikro kecil menengah terus berkembang dan terjangkau oleh masyarakat sampai ke pelosok Tanah Air," ujar Presiden saat menyaksikan penandatangan dokumen kerja sama pengadaan satelit, di Jakarta, Senin (28/4).
Penandatangan kerjasama pengadaan satelit dilakukan oleh Direktur Utama BRI Sofyan Basyir dengan Senior Vice President Space Systems/Loral Amerika Serikat David Bernstein dan Senior Vice President Arianespace Perancis Jacques Breton. Untuk membeli satelit bank pelat merah tersebut menyiapkan anggaran sekitar USD 200 juta-USD 250 juta.
Di sisi lain, BRI telah mendapat restu dari Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk mengorbitkan satelit di slot 150.57 bujur timur pada 2016 mendatang.
"Upaya gigih untuk membeli dan menggunakan satelit agar usaha semakin pesat dan berkembang di seluruh Tanah Air," jelas dia.
Pada kesempatan yang sama, Sofyan Basyir menegaskan pihaknya sudah menyalurkan KUR sejak 2007. "BRI merupakan penyalur KUR terbesar, mencapai Rp 87 triliun dengan total disalurkan kepada 9,3 juta debitur," katanya. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya