Punya potensi besar, pemanfaatan air untuk listrik RI masih rendah
Merdeka.com - Senior Advisor Andritz Hydro Adhi Satriya mengatakan, potensi energi air Indonesia yang dapat menghasilkan listrik melalui PLTA mencapai 75 ribu Mega Watt (MW), namun pemanfaatannya masih relatif rendah kurang dari 8 persen. Untuk itu, dia mengimbau agar pemerintah perlu melakukan terobosan untuk mendorong pengembangan PLTA.
"Pertama mengenai fakta yang ada di negara kita Indonesia memiliki potensi hydro power 75 ribu MW, panas bumi 35 MW tapi pemanfaatannya kurang 8 persen," kata Adhi, di Jakarta, Kamis (19/4/20018).
Menurutnya, hal ini dikarenakan oleh ketimpangan antara kebutuhan listrik dengan potensi produksi listrik dari PLTA. Tercatat, kebutuhan listrik saat ini tertinggi di Pulau Jawa sementara potensi energi air berada di luar wilayah Jawa.
"Kenapa terjadi mix max potensi dan demand di Jawa potensi luar Jawa," ucapnya.
Jika tidak ada terobosan ide, lanjut Adhi, maka pemanfaatan energi air untuk listrik tidak akan optimal. Dia pun menyarankan agar pemerintah membangun kawasan industri yang letaknya berdekatan dengan potensi PLTA. Langkah ini akan mendorong investasi dan menciptakan kebutuhan listrik baru.
"Pendekatannya adalah deman creation, ini bukan satu mimpi yang tidak nyata, tetangga kita Serawak dengan potensi yang tidak sebesar kita membangun. Pemerintah bisa membangun komplek industri besar, investor industri datang dan investor pembangkit datang," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya