Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Puluhan Penjual BBM Non Subsidi Terancam Dicabut izinnya

Puluhan Penjual BBM Non Subsidi Terancam Dicabut izinnya SPBU. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan badan usaha penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi terancam dicabut izin usahanya karena tidak lapor verifikasi dan membayar iuran ke Badan Pengatur Kegiatan Hulir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa menegaskan, ‎perusahaan yang mangkir dalam pelaporan verifikasi penjualan BBM per tiga bulan dan tidak membayar iuran penyaluran BBM non subsidi,‎ akan terkena sanksi pencabutan izin usaha.

"Izin dicabut yang tidak verifikasi BPH Migas dan tidak melakukan pembayaran iuran," kata Fanshurulla, di Gedung DPR, Senin (18/3).

Fanshurulla mengaku, telah melaporkan perusahaan yang tidak melakukan verifikasi dan tidak membayar iuran penyaluran BBM non subsidi, ke Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, ‎kemudian telah disetujui untuk dicabut izinnya.

‎"Pak menteri sudah disetujui, untuk diproses untuk dicabut izinnya," tuturnya.

Dia menyebutkan, ada 41 badan usaha yang tidak melaporkan ver‎ifikasi dan 25 badan usaha yang tidak membayar iuran penjualan.

Berikut daftar badan usaha BBM BBM terebut:

Tidak hadir dalam verifikasi dan tidak bayar iuran:

PT Anayaka Perdada

PT Berau Bunker Internasional

PT Endo Budiarto Bersaudara

PT Energi Nusantara Prima

PT Hj Nurfadiah Jaya Angkasa

PT Intim Perkasa

PT Intim Putra Perkasa

PT Khatulistiwa Raya Energy

PT Lautan Luas Tbk

PT Patra Buana Putra

PT Petrobas

PT Pumas Petro Lampung

PT Putra Naga Sagara

PT Raulina Energi

PT Sae Petroleum Indonesia

PT Sembilan Muara Abadi Petrolium gas

PT Senjo Energi Indonesia

PT Vian Rama Pratama

Tidak hadir verifikasi tapi bayar iuran:

PT Alwaded Jaya Perkasa

PT Dwikarya Niaga Agung

PT GasEmas

PT Gelora Lintas Samudra

PT Inti Lingga Sejahtera

PT Masinton Abadi Sentosa

PT Tawu Inti Bati

PT Mitra Patra Borneo

PT Oil Tanking Merak

PT Petro Artha Niaga

PT Petro Gasindo Intiniaga

PT Suma Adi Jaya

PT Teknologi Energi Terpadu

PT Trans-Pasific Petrochemical Indotama

PT Hude Trindo Niaga Bahari

PT Petro Bakti Persada

PT Patra SK

PT Berkat Restu Guru

PT Beringin Petroleum Energy

PT Metro Abadi Raya

PT Laguna Industri Nusantara

PT Tri Putra Atari

PT Cipta Sarana

Tidak bayar iuran dan hanya verifikasi:

PT Bangun Mitra Sejahtera

PT Emar Elang Perkasa

PT Fajar Bintang Mandiri

PT Gemilang Trymo Mulyatama

PT Hude Trindo Niaga Bahari

PT Nusantara Daya Energi

PT Puninar Mitra Abadi

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP