PT Wijaya Karya mulai bangun LRT dan Veldrome kelas dunia
Merdeka.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk melalui anak usahanya WIKA Gedung mulai membangun Light Rail Transit (LRT) Koridor 1 Kelapa Gading Velodrome dan Depo LRT Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara dengan total investasi Rp 63,427 miliar.
Sekretaris Perusahaan WIKA, Suradi Wongso mengatakan, peluncuran proyek digelar bertepatan dengan HUT Kota Jakarta ke-489.
"WIKA Gedung merupakan pemenang tender proyek tersebut berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi yang dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/6).
Rencananya pembangunan proyek ini akan berlangsung selama 177 hari kalender kerja dengan lingkup pekerjaan yang terdiri atas beberapa komponen utama, yaitu pembuatan usulan denah umum lapangan untuk pembangunan jalan layang LRT, pekerjaan pengadaan dan pemasangan pagar pengaman di area Depot LRT Kelapa Gading.
Selanjutnya, pemotongan pohon eksisting dan penanaman pohon pengganti di area depot dan di sepanjang trase LRT Koridor 1, pembersihan lahan di area depot dan sepanjang Koridor 1 dari depot Kelapa Gading ke Velodrome, investigasi utilitas (test pit di lokasi pier/pondasi, koordinasi dengan pemilik utilitas, menyampaikan laporan gambar atau diagram utilitas untuk direview dan disetujui oleh engineer).
Selain LRT, WIKA Gedung bersama ES Global Ltd., perusahaan asal Inggris juga memenangi tender Pekerjaan Jasa Rancang Bangun Pembangunan Velodrome Jakarta Timur dengan nilai proyek sebesar USD 18,68 dan Rp 265,63 miliar.
Dalam konsorsium ini, WIKA Gedung memiliki porsi sebesar 49 persen dari total nilai proyek.
Rencananya velodrome yang disiapkan sebagai venue balap sepeda pada gelaran Asian Games 2018 mendatang ini akan berlangsung selama 26 bulan kalender kerja.
Ruang lingkup pekerjaan rancang bangun velodrome yang memiliki sertifikat standard dari Federasi Balap Sepeda Dunia, Union Cycliste Internationale (UCI) Velodrome Jakarta kelak akan memiliki perlintasan balap sepeda dengan lingkar panjang sekitar 250 meter, lebar 5,5 meter dengan kapasitas daya tampung 3.000 tempat duduk.
Velodrome tersebut didesain tidak hanya dapat digunakan untuk menggelar pertandingan balap sepeda saja, tetapi juga dirancang khusus untuk dapat dipergunakan sebagai arena futsal dan bulu tangkis pada bagian tengah perlintasan sepeda.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya